Memang ada ya orang seperti itu? Yang bisa begitu luar biasa kebaikannya saat dibandingkan dengan kebiasaan dan kebisaan orang lain, karena jika orang lain mungkin tidak akan sebegitu baiknya. Dan di saat yang lain ternyata begitu mudah menyakiti perasaan orang lain di saat orang lain mungkin akan (bisa) begitu mudah menghindari untuk melakukannya. Jadinya kaget aja (dan kecewa tentunya). Mungkin ini salah satu sebabnya dibilang tidak selalunya baik berekspektasi terlalu tinggi. Walaupun (mungkin) standar ekspektasi itu juga timbul karena kebaikannya yang terlihat sebelumnya itu. ![]()
Anyway, sudahlah. Bisa jadi pengalaman untuk ke depannya.
Di Luar Persangkaan
November 23, 2007 oleh jejakpena



ini seperti backstabber ya??
Cepatnyaaa, perasaan baru aja publish.
Hmm, gak begitu juga sih, karena sepertinya itu bukan kesengajaan dia. Gak tahu juga apa istilah yang tepat, cK…
habis kopdarkah
*OOT*
namanya manusia. ada saatnya bikin kesalahan
mungkin karena begitu baiknya jadi kita mikir, gak mungkinlah dia akan berbuat seperti sejahat itu
Makanya, kan udah saya bilangin… Jangan terlalu berpatokan pada orangnya!
Setuju tante Itik,
Memang itulah manusia, kalo ada maunya baik
tapi kalo kecewa, atau muncul jahatnya ugh menjemukan
yang sabar ya tante!!
Mungkin ketika menurut kamu dia baik, tapi menurut dia sendiri dia belum baik. Ketika menurut kamu dia menyakiti, menurut dia sendiri dia bertindak adil. Mungkin…
siapa sih orangnya?
Ooo.. ternyata dia juga manusia yg tak sempurna *sok teu
Ummm mungkin dia berusaha jadi “orang baik”, tapi ada satu titik dimana batas baik-nya berada. lagipula, baik itu relatif kan?
*tambah ngaco*
Banyak yang seperti itu. Tapi yah, ada baik-nya juga untuk melihat dari perspektif orang yang di-maksud untuk bisa mengerti lebih sebab dan akibat perubahan yang drastis seperti itu
hmmmmmmmmm
no comment
Mungkin dia hanya ingin yang terbaik bagi kalian.
@ itikkecil
Wah, enggak kok Mbak…
*OOT juga*
Iya Mbak. Eh, tapi gak sejahat itu juga kok…
@ sora9n
Gak terlalu kok…
Btw, kadang dengan berpatokan sama orangnya itu memudahkan kita untuk bersikap juga kan?
@ goop
Waah, gak terlalu seperti itu juga kok, Mas…
*gubrak!*
Gak mau disebut tante! Saya masih muda…
Hehehe….
@ danalingga
Ugh… susah juga sih kalau memang kayak begitu ya…
@ nilam
Ahihihi, rahasia, Mbak… *ditimpuk*
Salam kenal ya…
@ takochan
Oh, tentu… tentu…
Ah, bener kok. Lagipula, ini memang katarsis aja, gak parah-parah banget juga…
Hmm? kok saya gak mikir seperti itu ya?
@ extremusmilitis
Ah, betul juga…
@ almascatie
Kenafa Almas?
@ p4ndu_454kura
Weleeeh, dewasa gitu komennya Pandu…
Hmm…. I wonder…
*pletak*
Hubungan antara dua orang (saya tidak menyebut gender lho ya… ) memang agak merepotkan ya…
SEMANGAT deh…
@ Amed
It’s a secret…
@ Suandana
ah, betul itu.
saya juga pernah
sedikitmengalami seperti itu, maksudnya saat melihat ada kebaikan terhadap seseorang, sayaagakbarharap lebih darinya. tapi yang ada malah mengecewakan. tapi sejak itu saya jadi takut untuk berharap pada siapapun.btw, salam kenal ya….
Salam kenal kembali..
Wah, kita samaan ya…hmm bedanya kayaknya saya gak sampi ngerasa takut sih, tapi jaga-jaga dan lebih hati-hati aja…
Makasih udah main-main ya… ^^