Run away?
Hei. Janji itu harusnya ditepati kan? Errr, iya sih, tapi kalau tidak bisa diupayakan lagi, hendaknya ada pemakluman kan? Heee? Tidak bisa begitu. Yang namanya sudah pernah berjanji, harusnya satu-satunya jawaban baik adalah pemenuhan janji itu sendiri. Kalau sudah selain itu, atas alasan apapun, itu artinya orang yang tidak menepati janji kan? Akui saja [...]
Arsip untuk Januari, 2008
Run Away
Diposkan dalam Deepest inside, Pribadi pada Januari 17, 2008 | 15 Komentar »
Malu Hati…
Diposkan dalam Pribadi pada Januari 17, 2008 | 8 Komentar »
“If I were given the opportunity to present a gift to the next generation, it would be the ability to laugh at yourself. (Charles Shultz -1922 – 2000) “
Yah, mari kita tertawakan bersama. Walaupun sebenarnya, kalau diingat lagi, menyebalkan. Hufff!! Ya ampun. Memalukan!
Thanks for the gift, Shultz!
Kepuraan itu perlu?
Diposkan dalam Iseng, Parah, Pribadi pada Januari 17, 2008 | 8 Komentar »
Kepuraan itu (mungkin) perlu…?
Jangan-jangan sesekali kepuraan itu perlu. Menyepuh benteng ini dengan besi dan baja mengkilap. Hingga bangunan kayu yang hampir roboh lapuk pun tersembunyi di sebalik itu.
Kupikir mungkin sesekali kepuraan itu perlu juga. Agar selesai tanya tanpa ujung itu. Hingga waktu sisanya segera terpakai untuk merenung. Atau… untuk berkabung?
(Kepuraan itu munafik, katamu. Terserahmu saja [...]
Kepercayaan itu Mahal…
Diposkan dalam Cerita, Pribadi pada Januari 4, 2008 | 31 Komentar »
“I hear no one, I trust no one”. Itu status YM salah seorang teman saya belum lama ini. Kemarin setelah menemuinya di kantornya, kami memutuskan makan siang bareng setelah sekian lama tidak melakukannya karena kini masing-masing punya kesibukan yang berbeda. Setelah makan siang, sharing banyak hal, hingga sampai juga ke bahasan tentang status YM-nya itu. [...]


