Feeds:
Pos
Komentar

Archive for November, 2007

Di Luar Persangkaan

Memang ada ya orang seperti itu? Yang bisa begitu luar biasa kebaikannya saat dibandingkan dengan kebiasaan dan kebisaan orang lain, karena jika orang lain mungkin tidak akan sebegitu baiknya. Dan di saat yang lain ternyata begitu mudah menyakiti perasaan orang lain di saat orang lain mungkin akan (bisa) begitu mudah menghindari untuk melakukannya. Jadinya kaget aja (dan kecewa tentunya). Mungkin ini salah satu sebabnya dibilang tidak selalunya baik berekspektasi terlalu tinggi. Walaupun (mungkin) standar ekspektasi itu juga timbul karena kebaikannya yang terlihat sebelumnya itu. 🙄
Anyway, sudahlah. Bisa jadi pengalaman untuk ke depannya. 🙄

Read Full Post »

Not Always Strong

If possible and allowed, who will you choose to be yourself?

Jika itu dihadapkan pada kita, pada kondisi normal atau baik-baik saja, mungkin kita akan tertawa dan bilang “ ada-ada saja” . Diri sendiri yang sekarang ini tentu adalah yang terbaik.

Sama. Jika ada yang datang dan menanyakan hal itu saya pun akan menjawab seperti itu. Dan itu cukup menegaskan bahwa hingga hari ini tidak ada sosok yang saya cemburui sebegitunya hingga saya ingin menukar posisi dan nasib hidup saya dengan yang lebih baik miliknya, misalnya. Tidak ada. Artinya ? Yaa… Saya cukup senang dan bersyukur dengan apa-apa yang saya jalani sekarang dan apa yang saya punya. Dengan lebih kurangnya, dengan senang dan sedihnya juga. (ya iyalah. 😛 )

Pada titik tertentu, atau sekali waktu (atau beberapa kali, mungkin) ada kalanya, saat kita merasa begitu down dan `terjebak`, kadang ada saja perasaan negative yang tidak menyenangkan. Serasa tak bisa bergerak padahal harusnya kita bisa berbuat banyak. Dan kalau terlalu diperturutkan, bisa-bisa kita akan berlarut-larut dalam kondisi seperti ini atau lebih buruk lagi, kita sendiri yang menghancurkan jalan keluarnya dengan sikap kita yang tanpa kita sadari ternyata malah memperburuk semuanya. Rumit memang.

Tentu saja itu hanya insidentil terjadi. Tak ada yang selalu baik-baik saja, sama seperti tak akan ada juga yang sedih selamanya. Dua hal itu pasti datang bergiliran, tinggal mungkin intensitas dan kemunculannya yang tidak teraba oleh kita.

Dan pada saat hal itu datang dan kita dalam keadaan yang tak terlalu baik saat menerimanya, emosi negatif itu bisa-bisa memenangkan segalanya. Dan juga, bisa-bisa, jika kalimat paling atas itu ditanyakan kembali, jawaban atau tanggapan semacam, “Ah, tidak perlu menjadi orang lain, asal tidak jadi diri sendiri saja, untuk sekarang ini” bisa saja akan muncul (bisa juga tidak). (Hei, yang benar saja). Seperti pengecut yang menolak saat disodori sesuatu masalah yang dia tak pernah alami sebelumnya. Pengecut? Entah juga. 🙄

Katanya, masalah-masalah atau kesulitan-kesulitan yang mampir pada kita akan membuat kita jadi lebih bijak dan lebih dewasa, tentu saja hal itu jika kita bisa melewatinya dengan baik dan bisa mengambil pelajaran dari sana. Syukur-syukur bisa “naik kelas” hingga jika ada masalah yang terjadi karena kecerobohan kita, kita akan belajar dan menghindarinya lain kali.

Seseorang[1], pernah mengatakan seperti ini, “Jika kita mau bersabar sedikiiit lagi saja, tali yang kita rasakan seperti menjerat leher sebenarnya sedang menunggu waktu untuk putus”. Saya ingin percaya lagi seperti dulu. (Thank you, I really mean it. 😉 )

Pada akhirnya, harus diakui, tidak semua kesenangan itu bisa datang dengan sendirinya, kadang kala ia harus kita ciptakan sendiri. Dan hal yang tidak menyenangkan dan menyakiti perasaan sebenarnya bisa dikondisikan, bahkan ada yang pernah bilang, kita hanya akan tersakiti sedalam yang kita izinkan. Jika kita tidak ingin `sakit` terlalu jauh, harusnya yang menghentikannya juga kita sendiri…

Sebenarnya sambil nulis postingan ini, saya ditemani Tokyo-nya YUI, salah satu hit yang paling saya sukai sampai hari ini. Tapi… saat mendengarkan track selanjutnya, liriknya itu… heh, kata per-katanya kena banget… 😐

I’m not always strong
And sometimes I’m even wrong
But I win when I choose
And I can’t stand to lose
But I can’t always be
The rock that you see
When the nights get too long
And I just can’t go on [2]

 

[1] salah seorang adik angkatan yang bukan main bijaknya. (lagi-lagi bahwa pelajaran penting bisa datang dari siapa saja, dan mungkin di luar persangkaan kita. 😛 )

[2] potongan lirik dari Women in Me-nya Shania Twain.

Read Full Post »