Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Interest’ Category

Karena Kita Memang Beda

“Laki-laki dan perempuan berpikir secara berbeda, memahami permasalahan secara berbeda, menekankan pentingnya segala sesuatu secara berbeda, dan mengalami dunia di sekelilingnya lewat saringan yang sangat berbeda.” (Why Men Never Remember and Women Never Forget,  By : Dr. Marianne J. Legato)

Entah kenapa saya selalu tertarik dan tidak bosan dengan topik satu ini. Tentang perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam banyak hal. Bagaimana keselarasan dan saling melengkapi dalam membangun komitmen saat berhubungan secara personal, atau kekompakan dan bekerjasama dalam batasan professional, sampai ketidaknyambungan pada hal remeh temeh hingga perkara besar. Saya menyukai cara berpikir dan gaya diskusi serta pola analisis laki-laki dan juga mengagumi betapa sensitive dan intuitifnya kaum perempuan, pada kemampuan berempati mereka yang jauh di atas laki-laki, bagaimana mereka berbagi banyak hal dengan sesamanya, dan masih banyak lagi lah, jadi saya tulis dan lain-lain saja. :mrgreen:  

Dalam bukunya yang berjudul Why Men Never Remember and Women Never Forget ini, Marianne J. Legato mengungkapkan hal-hal baru yang terkadang memang sama sekali belum atau tidak kita ketahui terkait perbedaan antara laki-laki dan perempuan dan juga menegaskan apa-apa yang mungkin sering kita dengar. Jadi, untuk kesekian kalinya, memang benarlah, karena dua jenis kelamin ini berbeda, tak heran frase `I Can`t understand girls` atau “laki-laki memang susah untuk mengerti” sering diulang bahkan kadang jadislogan. Belum-belum saya akan menganjurkan anda untuk mau membacanya, minimal seperti saya, menjadikannya teman pengantar tidur, (bukankah dengan membaca kadang bisa mendatangkan kantuk? 😛 ) atau penambah koleksi bacaan anda dan anda tak akan menyesal saat mendapati buku ini ada diantara jejeran buku lainnya di lemari buku anda, karena saya akan katakan apa adanya, buku ini memang bagus, selain tentu saja kenyataan bahwa di mata saya, entah kenapa lay-out covernya nampak agak aneh, kalau tidak mau dikatakan tidak menarik, sih. :mrgreen: . Well, kali ini saya selamat dengan mengusung pepatah jadul nan bijak, don`t judge a book from its cover. Yaiyy. :mrgreen: 

Laki-laki dan perempuan memang berbeda, tetapi memahami alasan ilmiah mengenai mengapa kita begitu tidak serupa-dan strategi yang bisa kita gunakan untuk menyingkirkan pertengkaran klasik di antara kita- memampukan kita mengatasi perbedaan itu, bijak menyikapinya dan kemudian membantu kita dalam berkomunikasi dan tentu saja itu berujung pada hasil positif, meningkatnya kualitas hubungan interaksi kita baik itu hubungan personal, keluarga juga kehidupan professional.

Mungkin kita akrab dengan keluhan perempuan bahwa laki-laki tidak pernah mendengarkan dengan baik… dan keluhan laki-laki bahwa perempuan tidak berhenti berbicara. Nyah, tentu perempuan akan berhenti berbicara jika laki-laki langsung memahami ucapannya, kan? Lalu bagaimana pula dengan frasa yang sering dilontarkan oleh kaum adam –Aku bukan pembaca pikiran?
Atau pertanyaan mengapa laki-laki tidak menanyakan arah, mengapa perempuan selaluingin membicarakan hubungan? Mengapa laki-laki tidak tidak bisa melihat bahwa ada yang menganggu perempuan, dan masih banyak hal-hal senada yang kemudian dibahas di sini namun kalau dilihat lagi, pertanyaan besar yang dijawab oleh buku Legato ini adalah Mengapa begitu sulit bagi laki-laki dan perempuan untuk saling mengerti dan apa yang bisa kita lakukan untuk bisa lebih saling mengerti.

Tentang penulisnya sendiri, Dr. Marianne J. Legato adalah professor obat klinis di Columbia University , tempat ia mendirikan dan mengetuai Partnership for Gender-Spesific Medicine (saya juga baru tahu bahwa ada obat spesifik jender) dan terlibat dalampenelitian-penelitan yang ternyata mengungkapkan bahwa laki-laki dan perempuan memproses obat secara berbeda. Dalam dekade terakhir terjadi peningkatan minat dalam mencari tahu karaktrerisitik alami dan pentingnya perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Ilmu pengetahuan baru mengenai obat spesifik jendermemberikan pemahaman yang luar biasa mengenai bagaimana jenis kelamin biologis kita mengubah cara kita bertingkah laku di dunia- dan bahkan cara kita mengalami penyakit. Kita begitu berbeda, sangat berbeda, dalam setiap system tubuh, dari kulit yang menyelimuti kita, sampai ke jantung sampai organ perut yang memproses makanan kita. Hal itu terutama terlihatpada otak, organ dengan berat 1,5 kg yang menaungi segala sesuatu yang menjadikan kita manusia : hasrat kita, pemahaman kita, penghargaan kita akan dunia yang diciptakan, dan seluruh kehidupan intelektual dan emosi kita.

Dr. Legato juga membantu menjelaskan perbedaan antara bagaimana laki-laki dan perempuan ini mendengarkan dan apa yang mereka dengar. Kemampuan laki-laki memproses bahasa dan memahami apa yang dikatakan kepada mereka mulai menghilang pada usia sekitar 35 tahun, sementara perempuan mempertahankan kemampuan ini sampai mereka mengalami menopause. Menguraikanmakna kata-kata lisan merupakan hal yang lebih mudah bagi perempuan. Pada mereka, kedua sisi otaknya terlibat dalam penguraian makna, sementara pada laki-laki, hanya sisi kiri yang terlibat dalam penguraiannya. Dan ada lebih banyak lagi perbedaan antara dua jenis kelamin ini.

Banyak komunikasi bergantung pada apa yang tidak diucapkan, yaitu ekspresi wajah dan ungkapan nonverbal lainnya. Perempuan mampu memahamirentang ekspresi wajah yang lebih beragamdengan tepat dibandingkan laki-laki, dan hal ini memberi mereka (mereka?? Hehehe ) keuntungan berempati. Perempuan juga mempunyai memori yang lebih baik atas kata-kata lisan, yang berartimereka cenderungmengingatperdebatan yang secara bijak telah lama dilupakan oleh laki-laki. (oh well) 

Namun akan salah untuk berpikir bahwa ada yang namanya otak maskulin atau otak feminine. Otak merupakan rangkaian kesatuan dengan bagian besar yang saling melengkapi di tengah-tengahnya, hal yang untungnya bisa membuat kita menjadi baik perempuan yang analitis maupun laki-laki yang sensitif. ^^ 

Entah orang lain, tapi saya yang membacanya bisa mengatakan, membaca buku ini anda seperti mendapatkan pengetahuan tentang apa yang selama ini sering membuat kita kesal dan penasaran bahkan lebih! Ya, ada hal-hal yang bisa kita pelajari satu sama lain, laki-laki dan perempuan , bisa dengan bijak menyikapi satu sama lain saat berinteraksi, menawarkan yang terbaik kepada satu sama lain dan dengan begitu dapat meningkatkan kualitas komunikasi kita, dalam hubungan personal dan professional, baik itu kehidupan intelektual maupun emosi kita. 🙂

Iklan

Read Full Post »